Thursday, January 8, 2015

Ternyata Lamborghini Dirakit Menggunakan Tangan


Quote:
Quote:
PROFIl LAMBORGINI


Automobili-Lamborghini S.p.A., sering disebut Lamborghini adalah sebuah pembuat mobil di Italia. Perusahaan ini didirikan oleh Ferruccio Lamborghini pada tahun 1963, dengan tujuan untuk menghasilkan mobil grand wisata yang dapat bersaing dengan mobil yang telah ada dipasaran terlebih dahulu seperti Ferrari.

Model pertama perusahaan Lamborghini dirilis pada pertengahan tahun 1960, kemudian dicatat untuk perbaikan, kekuasaan, dan kenyamanan. Lamborghini mendapat banyak pujian pada tahun 1966. Setelah beberapa dekade, masa sulit menimpa perusahaan di pertengahan tahun 1970-an, seperti penjualan anjlok karena krisis moneter dunia 1973 dan krisis minyak. Setelah melewati masa kebangkrutan dan tiga kali perubahan kepemilikan, Lamborghini menjadi anak perusahaan dari Chrysler pada tahun 1987. Kurangnya keberhasilan Lamborghini terus berlanjut sampai tahun 1990-an, sampai perusahaan itu dijual pada tahun 1998 kepada Audi , anak perusahaan dari Grup Volkswagen , sebuah Perusahaan otomotif Jerman. Kepemilikan Audi menandai awal dari sebuah periode stabilitas dan peningkatan produktivitas untuk Lamborghini, dengan penjualan meningkat hampir sepuluh kali lipat selama tahun 2000-an, memuncak pada rekor penjualan pada tahun 2007 dan 2008. krisis moneter dunia pada akhir tahun 2000-an berdampak negatif terhadap pembuat mobil mewah di seluruh dunia, dan melihat penjualan Lamborghini turun kembali ke tingkat pra-2006.


Quote:
MENGINTIP PABRIK PERAKITAN LAMBORGHINI

Spoiler for lamborghini


Semua orang tahu Lamborghini. Tapi, tidak semua orang tahu tahu bahwa mobil seharga miliaran rupiah itu dirakit menggunakan tangan (bukan mesin atau lengan robot) di sebuah desa kecil di Italia.

Desa itu bernama Sant’ Agata Bolognese, terletak 32 kilometer di sebelah utara Bologna, kota kosmopolit dan kaya budaya yang oleh Unesco dilabeli ”city of music” itu.

Di Sant’ Agata itulah Automobili Lamborghini, S.p.A menciptakan mobil sport legendaris Lamborghini sejak 1963 dan mengapalkannya ke seluruh penjuru dunia. Mulai dari Miura, Countach, Diablo, Gallardo, Muricelago, Reventon, hingga yang terbaru Aventador.

Walau pada 2010 penjualan Automobili Lamborghini menurun hingga 14 persen di angka 1.302 unit, namun market share di negara seperti China justru tumbuh melebihi Amerika. Pada 2010, misalnya, 206 unit Lamborghini dibeli oleh para taipan China. Tahun ini sudah lebih dari 300 unit. Kini selain di Amerika, fokus jualan Automobili Lamborghini ada di wilayah Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA), serta Asia.

Pada 2008, Automobili Lamborghini memproduksi 2,430 unit mobil. Sekitar 1.800 diantaranya adalah model terlaris Gallardo, satu-satunya varian Lamborghini yang mengusung mesin V8 hingga disebut ”baby Lambo”. Sedangkan 630 unit sisanya merupakan model flagship atau unggulan mereka: Murcielago.

Murcielago yang memanggul mesin V12 itu mampu melesat dari 0-100 km/jam dalam 3.4 detik dengan kecepatan maksimal 340 km perjam. Pengguna juga bisa memilih versi yang lebih ekstrem: Murcielago SV. SV singkatan dari Super Veloce atau super cepat.


Berat Murcielago SV dipangkas 100 kilogram, sementara tenaganya ditambah. Akselerasi dari 1-100 km/jam diraih hanya dalam 2.9 detik! Kecuali baja di atap dan pintu, seluruh bodi Murcielago SV yang dirakit oleh total 130 teknisi itu terbuat dari serat karbon.

Belum lama ini Automobili Lamborghini melahirkan model baru sebagai pengganti Murcielago. Dialah Aventador LP700-4. Inilah mobil yang disebut-sebut paling mendekati pesawat jet di darat. Inilah mobil pertama yang seluruh bodinya terbuat dari campuran serat carbon, bahan yang digunakan di pesawat terbang karena ringan tapi kuat itu.

Penggunaan serat karbon yang campuran plastik dan serat sintetis itu berdampak besar pada performa dan kecepatan. Aventador menjadi sangat ringan hingga akselerasi dari 0-100 km/jam hanya dicapai dalam 2,9 detik. Sementara kecepatan maksimalnya adalah 350 km per jam. Harga per unit Aventador mencapai USD3,79 miliar.


Quote:
KOLABORASI JERMAN ITALIA
Spoiler for lamborghini

Lamborghini Aventador

Pada pertengahan 1950an, seorang pemilik pabrik traktor terbesar di Italia Ferruccio Lamborghini membeli sebuah Ferrari. Namun, ia kecewa karena merasa mobil itu tidak sesuai ekspektasinya.

Ketika menyuruh salah satu mekaniknya untuk membongkar Ferrari tersebut Ferruccio menyadari bahwa kopling yang digunakan serupa dengan traktornya. Maka sejak itu (usia 47 tahun) Ferruccio memutuskan untuk membuat mobil sport yang akan mengalahkan Ferrari.

Ferruccio sengaja memilih logo banteng karena zodiaknya adalah Taurus. Nama-nama Lamborghini juga diambil dari nama banteng petarung ataupun tradisi adu banteng. Mulai dari Miura, Diablo, Gallardo, Countach, hingga Murcielago.

Sejak 1963 kepemilikan Lamborghini sempat beberapa kali berpindah tangan. Puncaknya pada 1998, Audi AG yang masih jadi bagian dari Volkswagen (VW) Group mengambil alih kepemilikan Automobili Lamborghini dan membuat nama Lamborghini semakin bersinar.

Uniknya, walau Audi berasal dari Jerman, namun mereka tetap mempertahankan ciri khas dan sentuhan Italia pada mobil Lamborghini. Kantor pusat Lamborghini tetap ada di Sant’ Agata, seperti halnya Bugatti tetap berada di Molsheim, Prancis, dan Bentley di Crewe, Inggris, setelah diambil alih oleh VW Group.

Masuknya Audi tidak hanya berdampak pada pengembangan platform seperti spaceframe alumunium di Audi R8 dan Lamborghini Gallardo. Tapi juga bagaimana teknologi terbaik mereka dikembangkan dan diinjeksikan dalam mobil-mobil Lamborghini.

Buatan Tangan
Spoiler for Teknisi

Teknisi Mulai Merakit Mesin V12 Milik Lamborghini


Lamborghini menggunakan filosofi yang sama dengan yang digunakan Toyota sejak 1960an dalam menciptakan alur perakitan mobil yang simpel dan efektif di pabriknya.

Setiap pekerja menghabiskan sekitar dua jam di setiap pos atau workstation untuk memberikan fokus pada setiap komponen yang ada di Lamborghini. Pekerjaan mereka sangat rumit, membutuhkan presisi, kerapihan, dan sangat berorentasi pada detil.

Proses perakitan setiap mobil Lamborghini dilakukan dengan tenaga manusia. Peran robot nyaris ditiadakan. Dalam proses perakitan, mata dan tangan manusia berperan penting terhadap bagaimana mobil ini dirakit. Setiap pekerja memang dibantu dengan komputer yang memberikan informasi secara real time bagaimana setiap komponen terpasang dengan sempurna. Ini yang menjelaskan mengapa hanya ada 3,5 unit Aventador yang diproduksi setiap harinya.

Setelah perakitan usai, setiap unit Lamborghini di uji menggunakan dinamometer indoor untuk memastikan subsistem seperti stability control, rem, maupun transmisi bekerja harmonis dalam kecepatan hingga 170 km per jam.

Ujian finalnya, tentu saja seorang tes driver merapal langsung mobil itu dalam kecepatan 60-80 km perjam di jalan raya Sant’ Agata.

Test driver mencari 200 kesalahan potensial yang mungkin muncul. Mulai dari kebocoran udara, lampu peringatan, pergantian gigi yang kasar, atau driving-mode yang tidak bekerja seperti seharusnya. Mereka membawa alat perekam suara digital untuk mencatat setiap observasinya saat bermanuver di jalanan pedesaan Sant’ Agata yang sempit-sempit itu.


Quote:
HEMAT ENERGI
Spoiler for Pabrik Hemat energi

Pabrik Lamborghini Yang Beratapkan Sel Surya


Meski memproduksi mobil bermesin V12 dengan 6.500 cc yang haus bensin, namun Automobili Lamborghini tetap berupaya menjaga agar pabrik mereka hemat energi dan ramah lingkungan. Caranya, sebisa mungkin meredam emisi CO2.

Tak tanggung tanggun, investasi yang mereka gulirkan hingga 2015 mendatang mencapai USD45 juta atau Rp412 miliar.

Target utama investasi ini ada dua. Pertama, memodifikasi pabrik Sant’Agata seluas 17.000 meter persegi atau dua kali lapangan bola itu agar tidak lagi boros emisi CO2nya.

Perubahan yang paling menonjol adalah mengganti seluruh atap pabrik dengan sel surya atau Photovoltaic. Photovoltaic merupakan semikunduktor yang dapat mengubah cahaya mahatari menjadi energi listrik.

Atap photovoltaic yang dibangun oleh Sinergia Sistemi S.p.A itu mampu memproduksi tenaga surya hingga 1,582 Megawatt hour (MWh) per tahunnya atau mengurangi emisi CO2 hingga 20% pada 2010.

Target kedua adalah merubah desain dan proses produksi mobil agar lebih hemat emisi. Targetnya memangkas 35% emisi CO2 yang dihasilkan pada setiap produksi mobil Lamborghini pada 2015 mendatang.

Program ini sebenarnya sudah berjalan di Gallardo LP560-4, dimana perubahan teknikal pada produksi mobil itu bisa mengurangi 18% emisi CO2.

Di masa depan, Lamborghini terus mengeksplorasi teknologi seperti memangkas berat (sudah dilakukan di Aventador), memperbaiki proses pembakaran, mengurangi gesekan pada bodi, menggunakan sistem start-stop, solusi drive train hybrid, serta penggunaan biofuel.

”Tujuan kami adalah mengurangi emisi CO2 hingga bisa mencapai 50%” ujar Presiden dan CEO Lamborghini Stephan Winkelmann. Intinya kira-kira begini: walaupun pengguna memiliki sebuah supercar yang boros bahan bakar, paling tidak mobil tersebut dirancang dan dibangun dalam lingkungan yang ”hijau”


Spoiler for Galeri Pabrik Lamborghini











Quote:
Keren Banget Ya Jadi Pengen Ane Juga Main-Main Ke sana Mudah-mudahan Do'a Ane terkabul bisa main ke sana


Spoiler for sumber
LAMBORGHINI  (danevil.com)
LAMBORGHINI  (id.wikipedia.org)

Sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/54adcb68138b46e3668b456c

No comments:

Post a Comment

Silahkan Tinggalkan Saran dan Kritik Anda

Popular Posts