Saturday, December 6, 2014

Ketegasan Indonesia Mengundang Reaksi Negara Asing

Quote:Quote:Intro


Pemerintah Malaysia sempat menyatakan tidak yakin dengan keberanian pemerintah Indonesia untuk menenggelamkan kapal asing yang beroperasi ilegal di perairan Indonesia. Ketidakyakinan itu bakal segera terjawab.

Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan instruksi kepada Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) untuk menenggelamkan tiga kapal asing yang mencuri ikan di perairan Natuna, Kepulauan Riau.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pun mengaku makin bersemangat mengeksekusi instruksi presiden. Susi mengaku sudah mendapat instruksi dari Presiden Joko widodo untuk menenggelamkan kapal asing ilegal yang masih beredar di laut Indonesia. Kebijakan itu akan dilakukan mulai pekan depan.

"Yes (ditenggelamkan). Mungkin tanggal 14 atau 15 Desember," ujar Susi di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (4/12).

Ketegasan pemerintah Indonesia mengundang reaksi negara lain. 5 reaksi dari negara tetangga atas kebijakan ini. Berikut paparannya.


Quote:Quote:1. Takut masuk Indonesia


Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, dubes asing yang ada di Indonesia telah melakukan sosialisasi tentang regulasi kelautan Indonesia di negara masing-masing.

Menurut Susi, mereka mulai takut masuk ke wilayah Indonesia. "Mereka sendiri bikin pengumuman untuk tidak masuk (wilayah laut) Indonesia lagi. Sudah bahaya, karena Indonesia akan tegas," tandasnya.


Quote:Quote:2. Kapal asing mulai tinggalkan Indonesia


Penghentian sementara izin kapal asing sudah diberlakukan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Susi menyebut, ada sekitar 5.400 kapal asing bodong yang berkeliaran di laut Indonesia.

Dari jumlah tersebut, sekitar 3.000 kapal asing mulai meninggalkan wilayah perairan RI.

"Setelah moratorium, sudah 3.000 kapal eks asing yang meninggalkan wilayah perairan Indonesia," ujar Menteri Susi di Hotel Intercontinental, Jakarta


Quote:Quote:3. Setuju regulasi kelautan Indonesia


Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku sudah berkomunikasi dengan sejumlah duta besar negara sahabat terkait kebijakan menenggelamkan kapal asing yang bakal mulai dilakukan terhitung sejak 14 desember 2014.

Di hadapan para dubes, Susi berulang kali sikap pemerintah terhadap kapal asing yang kedapatan mencuri ikan maupun hasil laut di perairan Indonesia. Dia mengklaim mendapat reaksi positif dari para dubes.

"Mereka respek kita punya keinginan tata laut dengan manajemen yang benar. Mereka setuju," tegas Susi.


Quote:Quote:4. Sebut Jokowi angkuh


Dalam tajuk yang dipakai beberapa hari lalu, media massa Malaysia cukup aktif mengkritik Presiden Joko Widodo akibat sikapnya yang keras terhadap isu batas wilayah laut dan pencurian ikan. Situs berita Utusan Malaysia, misalnya, mengangkat judul "Maaf Cakap, Inilah Jokowi".

Dalam tulisan itu, Jokowi dianggap meneruskan pendekatan konfrontasi dengan Malaysia, terminologi provokatif yang dulu kerap dipakai Presiden RI ke-1 Soekarno era 1960-an.

Kebijakan Jokowi yang meminta TNI AL menenggelamkan kapal nelayan asing ilegal, termasuk dari Malaysia, dinilai memperburuk hubungan dua negara serumpun ini.

"Arahan itu menggambarkan Jokowi pemimpin yang sedikit angkuh dalam menguruskan isu antara negara," tulis Ku Seman Ku Hussain seperti dimuat Utusan Malaysia


Quote:Quote:5. Cari wilayah lain


Pemerintah Taiwan ingin bernegosiasi dengan Indonesia mengenai kerja sama di bidang perikanan. Dilansir dari surat kabar China Post, Direktur Deputi Perikanan Taiwan Tsay Tzu mengatakan pihaknya akan mendiskusikan soal kebijakan kapal asing dengan lembaga perikanan Taiwan. Lobi dengan Indonesia akan dilakukan sesegera mungkin.

Perairan Indonesia sendiri merupakan rute migrasi ikan tuna. Tsay Tzu juga menambahkan apabila kapal Taiwan dilarang beroperasi di wilayah tersebut, mereka akan pindah ke wilayah lain untuk mencari ikan.


Sumur

Spoiler for mulustrasi

menurut ane harapan itu selalu ada
selama kita berpijak pada kebenaran
semoga kebijakan ini bisa bertahan untuk dimasa depan
ane dan segenap keluarga ane siap mendukung


HT pertama ane terima kasih mod, min, gan,sis dan seluruh kaskusker
maaf baru ol kemarin mati lampu


Spoiler for komentar kaskusker
Quote:Original Posted By FerrariOwner â–º
Mudah2an makin jaya
saat nya revolusi maritim


Quote:Original Posted By IR0NMAIDEN â–º
berani karena benar..takut karena salah,..
selama kebijakan pemerintah benar dan memsejahterakan rakyatnya, kita akan dukung

Quote:Original Posted By james.charles â–º
"pesan" dari Bpk Joko Widodo telah sampai di telinga negara lain agar tidak macam-macam di Indonesia. salut, yg katanya kerempeng, muka ndeso bahkan boneka ternyata punya ketegasan.
setuju gan

Quote:Original Posted By parmi.semok â–º
wah... bisa jadi exportir tuna kelas wahid nih..RI ...



salam buat bu susi..
semoga impian bu susi dan doa para nelayan dijabah amin

Quote:Original Posted By DamSavioR â–º
cari wilayah lain kayaknya gak mungkin deh gan.
ikan yg mereka tangkap rata rata udah punya wilayah fix... jalur tuna mana jalur tongkol mana gak pindah pindah.
kita liat aja apa yg bakal mereka lakuin kalo ikan itu langka
betul sekali gan, apalagi sekarang sudah di dukung teknologi yg makjeb

Quote:Original Posted By Bapang â–º
Tinggal yg gede blm di tengelamkan....biarin aja deh...masa nelayan kita nyari ikan sampe ke ausi hanya krn susah cari ikan....
bukan blm ditengelamkan gan, tinggal tunggu prosedurnya, agar negara kita tidak di cap sebagai negara barbar

Quote:Original Posted By kongorikishi â–º
Padahal sering dituduh mencla-mencle, boneka dan jongos. Lalu mentrinya dicela karena ngerokok dan tatoan.

5 tahun kemudian coba bandingin 5 taon kerja si tukang mebel ama 10 taon mantan Jendral


kita tunggu gan endingnya, semoga pemerintahan sekarang konsisten

Quote:Original Posted By dradidoro â–º
Bentar lagi ikan dipasar2 dalam negeri bakal murahhh bgt karena pasokan akan membludak...
Selebihnya di eksport aja bu...
kita semua berharap demikian

Quote:Original Posted By MetalJerk â–º
Mudah2an konsisten slalu ga "panas2 tai ayam" sampai menjelang diakhir jabatan, ane berharap disektor lain jg buat gebrakan spt pembalakan liar yg dilakukan investor luar yg semena2 thdp hutan indonesia. Kita WNI slalu dukung pakde jokowi utk kemajuan indonesia

:
betul gan, banyak harapan rakyat berpundak di pemerintahan kita sekarang

Quote:Original Posted By mina.oba â–º
kaga ada yang nantang perang indonesia eeeeeeeeeeeeeaaaaaaaaaaaaaaa
hanya orang bodoh yg sudah jelas2 salah malah ngotot benar dan ngajak perang, walaupun negara mereka didukung para adikuasa........ mereka jg pasti mikir2

Quote:Original Posted By aghilfath â–º


Buat yg matahatinya terbuka pasti akan bisa lihat perbedaan & perbandingannya gan, tp buat haters ga akan mereka sdh tertutup matahatinya, yg ada keberhasilan pemerintah akan menyiksa hati mereka & mereka akan menghibur diri dgn mencari-cari celah kekurangan/kejelekan untuk digunakan menjonru, itulah bentuk kepuasan mereka


Quote:Original Posted By anarsakus â–º
Yang paling berbahaya justru reaksi Taiwan. Dia bilang perairan Indonesia adalah jalur mugrasi ikan tuna. Dan dia akan mencari ikan ke tempat lain. Lha kalo kemudian mencegat dan memotong jalur migrasi ikan tuna itu trus bagaimana ? Gak ada ikan tuna yang masuk perairan Indonesia dong..... keliatanya cuma bercanda, tapi ini serius gan..... jangan cuma euforia, pikirkan itu..... cepat atau lambat mereka pasti akan lakukan itu.....

Ane kagak tau bgmn solusinya. Mudah2an agan2 punya resep jitunya....


betul gan, semoga dapat diselesaikan dgn damai
kalaupun perang ane yakin para panastak dan panasbung akan berada digarda terdepan

Quote:Original Posted By karu.yah â–º
mantapz tante susi nihh...sekarang tinggal di jaga ajah biar konsisten, sama nelayan2 lokal di arahkan untuk dapat menjaga ekosistem laut, cara menangkap ikan yang tidak merusak lingkungan...
biar Indonesia lebih maju...
semoga gan, tante susi sedang sosialisasikan kepada nelayan



Sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/5481896d902cfead2a8b4573

No comments:

Post a Comment

Silahkan Tinggalkan Saran dan Kritik Anda

Popular Posts